| Wednesday, March 09, 2005 |
| Untukmu Ibu |
Jendela kamarku yang tidak tertutup berderit,..dihembus angin malam..dinginnya hawa malam membuat mataku terbuka dari lelap tidurku. Kala sendiri menerpaku alam fikiranpun melayang jauh,..melambung menembus batas waktu...sang angin malam seolah tungganganku yang membawa diriku mengarungi nuansa era. Saat sunyi ini melandaku,..kenangan kenangan indah kembali bermunculan, wajah tulus itupun kembali hadir dekat..dekat..dekat...makin mendekat...rasanya ingin kupeluk engkau,..ingin ku menangis dipangkuanmu...ingin ku melepas rindu ini...ingin ku mengadu kepadamu.... Sembilan bulan lamanya aku berada dirahimmu, selama itu berat engkau melangkah, susah engkau berdiri, tidurmupun tak lelap karena aku ada di rahimmu. Antara hidup dan mati kaupun lahirkan aku, berlinang tangis kau sambut kelahiranku, sungging senyum bibirmu ketika kau lihat aku, lembut belai tanganmu kau usap aku, tetes air sucipun kau berikan padaku. Bibirmu selalu basah oleh do'a suci untuk anakmu,..tanganmu tengadah untuk kebaikanku,..dalam sujudmu kau mintakan restu untuk anakmu...tulus kasihmu, besar cintamu untuk anakmu duhai ibu...tidaklah aku mungkin membalasnya, untaian jamrud atau gemerlapnya dunia bukanlah itu yang kau pinta dari anakmu, bahagiaku adalah bahagiamu sedihku adalah sedihmu...beribu kata takkan bisa terangkai untuk melukiskan kasih sucimu...hanya do'a dalam sujudku yang bisa aku haturkan untukmu.... Dalam sunyi ini aku rindu.... Dalam gelap ini aku teringat bayangmu.... Dalam kesendirian ini aku ingin bersamamu.... Dalam Dingin ini aku ingin memelukmu.... Dalam hening ini ingin kudengar lembut sapamu... Aku rindu engkau Ibu.... Aku rindu.... Do'aku selalu untukmu.... |
posted by akbarfajar @ Wednesday, March 09, 2005 
|
|
|
|
|